YOSSILIA

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
ku tertipu di joglo( jogja- solo)

ku tertipu di joglo( jogja- solo)

Senangnya dalam hati, dapat undangan dari kementrian untuk mengikuti literasi guru dikdas yang di hadiri 200 orang guru se nusantara dari sabang sampai merauku. Mereka datang dari berbagai kategori lomba yg diadakan oleh kemdikbud. Ada yg juara guru prestasi, ada juara ogn, pokoknya berbagai latar belakang yg berbeda. Lain dengan saya tidak dari layar apapun. Tetapi saya tetap bersyukur atas seribu nikmat dari Allah, karena hubungan yg akrab dan kekeluargaan akhirnya saya terpilih juga menjadi salah seorang dari 200 peserta.

Awalnya terjadi perbedaan kasta antara guru yang berasal dari guru2 hebat yang merupakan juara- juara nasional. Begitu pun posisi duduk yg bergerombol antara mereka dengan kami para alumni guru yang bukan siapa- suapa.

Begitu kelas mulai di buka, CEO mulai beraksi ibarstkan virus yang hendak menyerang tubuh iangnya. Satu persatu muncullah cover dari para alumni Media Guru. Satu persatu pula para alumni unjuk gigi berdiri di hadapan guru berprestasi. Akhirnya virus pun merambah sampai keakarnya, para alumni MG pun dimohon berdiri, satu persatupun kami berdiri, nah tambah haru biru kelas sesaat.

Hari berikutnya, para guru prestasi pun mulai berbaur dengan para alumni MG, afa yg mulai berdiskusi tentang ide yg akan ditulis, ada juga yg belum punya ide. Bedanya alumni MG dengan gupres. Alumni MG dengan senang hati berbagi karena bukan saingan, tapi mitra untuk melanjutkan literasi, dan hebatnya akumni MG selalu rendah hati, suka menabung fan tidak sombong.

Selesai rangkaian kegiatan, saya beserta 2 rekan sekamar sepakat untuk je Jogja untuk menikmati wisata di kota Jogja, dengan tujuan menanfaatkan pelatihan abidin. Kapan lagi.

tanpa herpikir panjang mobil pun dirental, tanpa kesepakatan dengan sang punya mobil. Kami melaju meikmati wisata seputaran prambanan, yang kebetulan cuaca tidak mendukung. Setelah puas selfi tipis di prambanan, lanjut perjalanan untuk mengisi lambung tengah yg sehari suntuk tidak terisi, padahal makanan di hotel di sediakan.

sesudah menikmati makan dan lanbung tengah sudah terisi, barulah dirundingkan mengenai biaya rental mobil. Alangkah terkejutnya kami ber tiga saat di sebutkan bahwa satu orang kena 500000. Saat itu juga naik tensi saya dan asam urat easa kambuh kaki sulit dilangkahkan.

beda dengan biasa saya rental mobil saat didaerah saya, bayarannya biasa permobil tinggal di bagi berapa orang penumpanya. Tapi beda dengan ini kenanya perorang, berarti satu mobil 1.500.000.

Heh...itulah akibat tidak bertanya sebelum bertindak.... akhirnya saya punya teman yang ada group tutor paket b nasional, akhirnya jurus japri pun beraksi, menghiba untuk minta tempat penginapan, akhirnya trman pun bersedia untuk menjemput itung-itung reuni deh, karena bokek untuk bayar mobil, klu nginap hotel tambah bokek....habis deh uang saku... ah...ikhlas beramal deh.....pengalaman yang tak terlupakan ...jangan terulang sampai kedua kali

Efek tidak bertanya sebelum bertindak

Yogyakarta, 6 april 2017

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Onde Ma' Oiy.... abih pitih tu mah...

06 Apr
Balas

Ya, ampuuuun. So sorry to know that

08 Apr
Balas

Masih ado sisi uni

07 Apr
Balas

Salut dengan prestasi ibu. Lupa dengan dengan pribahasa "Malu bertanya sesat di jalan" kah?

07 Apr
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali